
Nyaman Tanpa “Tot Tot Wuk Wuk” di Jalan Raya
Penulis pernah menjadi wartawan Harian Kompas (1989- 2025), bertugas di Desk Metropolitan dan Luar Negeri. Kini menulis kehidupan, dan fiksi.
PERJALANAN dua hari terakhir 23-24 September 2025 di Jalan Tol Tangerang- Jakarta terasa nyaman tanpa gangguan konsentrasi oleh kendaraan yang minta prioritas jalan.
Biasanya dalam keadaan lalu lintas macet, kendaraan yang minta diprioritaskan dengan menggunakan sirine, strobo, dan rotator berseliweran di jalan. Dalam sekali jalan di ruas tol Tangerang- Jakarta biasanya sampai lima kali lewat dengan membunyikan suara “tot tot wuk wuk”.
Rabu sore, (24/9/2025), saya melintas antara Jalan Tanah Abang III, Tomang, Tol Jakarta-Tangerang, hanya ada satu mobil yang minta didahulukan. Saya lihat itu mobil ambulans. Wajar. Harus didahulukan.
Sebelumnya saya dan tentu pengguna jalan raya lainnya, seperti yang terbaca di media sosial, terganggu suara mobil yang menggunakan sirine, strobo, dan rotator dengan suara “tot tot wuk wuk”, di jalan raya, dan tol.
Biasanya, saya melihat mobil seperti itu lewat kaca spion terlebih dulu. Kalau itu ambulans, pemadam kebakaran, atau plat militer dan kepolisian yang saya perkirakan sedang mengemban tugas negara, saya segera memberi jalan.
Tetapi seringkali ada kendaraan yang bukan dinas menggunakan sirine, bahkan dikawal polisi dengan menggunakan sepeda motor besar yang kadang-kadang melaju dengan zig-zag.
Dari pada ribut di jalan, saya beri saja jalan. Dalam sekali jalan antara Tangerang- Tomang (Jakarta), bisa sampai tiga sampai lima kali mobil lewat minta prioritas jalan dengan menggunakan sirine dan semacamnya.
Mobil-mobil yang berseliweran dengan suara “tot tot wuk wuk” menghilang dari jalanan, setelah Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menghentikan penggunaan sirine dan rotator di mobil patroli pengawal.
Penghentian itu menyusul protes masyarakat netizen di sosial media hingga muncul gerakan anti sirene dan rotator.
“Saya bekukan pengawalan menggunakan suara-suara itu,” tutur Kepala Korps Lalu Libtas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (19/9/2025).
Melawan
PERNAH suatu saat saya lawan. Ketika sore hari beberapa bulan lalu di tahun 2025, mobil yang saya kendarai berada dalam antrean kemacetan parah menjelang pintu masuk tol di Kemayoran, Jakarta Pusat.
Di belakang mobil saya ada kendaraan yang membunyikan suara “tot tot tot”. Saya diamkan setelah saya lihat dari kaca spion mobil itu berplat hitam, dengan lampu-lampu sorot seperti mobil petugas.
Mobil tidak saya geser sedikit pun dari lajur jalan, sampai saya melintasi pintu gerbang tol menuju Bandara Soekarno-Hatta.
Saya sudah bersiap mental, kalau pengemudi atau orang yang berada di mobil tersebut turun menemui saya. Ternyata tidak ada yang turun bertemu saya.
Sesampainya di rumah saya menceritakan kejadian itu pada keluarga, anak dan istri. Ceritanya menegangkan dengan mengandai-andai kalau sampai terjadi perselishan di jalan. Sampai berpikir mungkin ada orang yang mengambil gambarnya.
“Kok mas berani amat sama petugas,” komentar istri saya.
Saya mengatakan, saya harus berani. Kalau sampai orang yang berada di kendaraan yang minta prioritas itu turun dan memukul saya, tidak apa-apa.
Begitu mereka memukul, saya akan pura-pura jatuh dan pingsan. Saya tidak akan memberi pukulan balik.
Saya harus melawan mereka yang menggunakan sirine tanpa hak dan tidak melihat keadaan jalan.
Perlu diketahui pengguna jalan yang memperoleh hak utama untuk didahulukan di jalan raya sesuai aturan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) sebagai berikut:
- Kendaraan pemadam kebakaran yang sedang melaksanakan tugas.
- Ambulans yang mengangkut orang sakit.
- Kendaraan untuk memberikan pertolongan kecelakaan lalu lintas.
- Kendaraan pimpinan Lembaga Negara Republik Indonesia.
- Kendaraan pimpinan dan pejabat negara asing serta lembaga internasional yang menjadi tamu negara.
- Iring-iringan pengantar jenazah.
- Konvoi dan/atau Kendaraan untuk kepentingan tertentu menurut pertimbangan petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia. (*)
- KOLOM— Di Dalam Mobil Listrik, Sore yang Penuh TanyaOleh: Dr. M. Harry Mulya Zein, Pakar Ilmu Pemerintahan, dosen… Read more: KOLOM— Di Dalam Mobil Listrik, Sore yang Penuh Tanya
- Di Dalam Mobil Listrik, Sore yang Penuh TanyaOleh: Dr. M. Harry Mulya Zein, Pakar Ilmu Pemerintahan, dosen… Read more: Di Dalam Mobil Listrik, Sore yang Penuh Tanya
- Semakin Tua, Teman Favorit Semakin LangkaTetapi kawan-kawan favorit yang biasa ngobrol dengan saya tentang pengetahuan… Read more: Semakin Tua, Teman Favorit Semakin Langka
- DISKUSI: KUHAP Baru Vs Hak Asasi ManusiaCatatan moderator: Mohammad Nasir, Wartawan Senior, dan Kolumnis SAYA mendapat… Read more: DISKUSI: KUHAP Baru Vs Hak Asasi Manusia
- PATROLI— Andrew Mountbatten-Windsor, Adik Raja Inggris Ditangkap PolisiKETIKA berulang tahun ke-66, Andrew Mountbatten-Windsor, adik Raja Inggris Charles… Read more: PATROLI— Andrew Mountbatten-Windsor, Adik Raja Inggris Ditangkap Polisi
- Sepatu Biru dari TetehAku mencoba sepatu itu. Pas, empuk, dan ringan. Rasanya seperti… Read more: Sepatu Biru dari Teteh
- KAJIAN RAMADAN DAN FISIKA JIWA: MEMBONGKAR RAHASIA PUASA SYARIAH, TAREKAT, HAKIKAT, DAN MAKRIFATOleh: Kiyai Khalifah Dr. Muhammad Sontang Sihotang, S.Si., M.Si(Kepala Laboratorium… Read more: KAJIAN RAMADAN DAN FISIKA JIWA: MEMBONGKAR RAHASIA PUASA SYARIAH, TAREKAT, HAKIKAT, DAN MAKRIFAT
- Hadiah Buku dari Walikota TangerangDalam suasana yang hangat dan sederhana, beliau menyerahkan sebuah buku… Read more: Hadiah Buku dari Walikota Tangerang
- PATROLI— 11 Lapangan Terbang di Papua Ditutup SementaraMeskipun masyarakat sangat membutuhkan penerbangan perintis, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia… Read more: PATROLI— 11 Lapangan Terbang di Papua Ditutup Sementara
- PATROLI NUSANTARA—Perempuan DiperdagangkanPerempuan asal periangan, Jawa Barat diperdadangkan di Nusa Tenggara Timur… Read more: PATROLI NUSANTARA—Perempuan Diperdagangkan
- Reuni Prof. Dr. Ir. Satia Negara Lubis, M.Ec. dan Kiyai Khalifah DR. Muhammad Sontang Sihotang Bahas Pendidikan Tinggi Berdampak untuk MasyarakatPENGANTAR Wawancara Imajiner: Suasana hangat dan penuh nostalgia mewarnai perjumpaan… Read more: Reuni Prof. Dr. Ir. Satia Negara Lubis, M.Ec. dan Kiyai Khalifah DR. Muhammad Sontang Sihotang Bahas Pendidikan Tinggi Berdampak untuk Masyarakat
- KOLOM: Ramadhan dan Pers KitaCatatan: Hendry Ch Bangun(Pendiri Forum Wartawan Kebangsaan) Bagi yang masih… Read more: KOLOM: Ramadhan dan Pers Kita
- Catatan Kolumnis Dr M Harry Mulya Zein
- Kendaraan Dinas di Tangkap PolisiIni plat nomor dan STNK kendaraan sudah habis masa berlakunya,… Read more: Kendaraan Dinas di Tangkap Polisi
- “FANA” DI ALAM KUANTUM : KETIKA EGO LENYAP & MENYATU DENGAN “MEDAN ALLOOOH”*Foto tim penulis Abstrak Artikel ini mengeksplorasi titik temu an-… Read more: “FANA” DI ALAM KUANTUM : KETIKA EGO LENYAP & MENYATU DENGAN “MEDAN ALLOOOH”*
- PATROLI NUSANTARA: Cisadane Tercemar, Ikan dan Airnya Belum Bisa Dikonsumsi Sungai Sungai Cisadane, Tangerang yang menjadi bahan baku perusahaan air… Read more: PATROLI NUSANTARA: Cisadane Tercemar, Ikan dan Airnya Belum Bisa Dikonsumsi
- PATROLI NUSANTARA: Pesawat Parkir DitembakiPESAWAT Smart Air PK-SNR yang sedang parkir ditembaki oleh kelompok… Read more: PATROLI NUSANTARA: Pesawat Parkir Ditembaki
- Rumahku adalah SurgakuKamar tidur menjadi tempat paling pribadi. Saya ingin kamar yang… Read more: Rumahku adalah Surgaku
- HPN dan Komitmen Demokrasi PrabowoOleh: Muhammad Sarwani Wakil Ketua Departemen Ekuin PWI Pusat Hingga… Read more: HPN dan Komitmen Demokrasi Prabowo
- Perjalanan Pulang dari Baitul Maqdis, Sempat Menginap di Musholla (Bagian Terakhir)Catatan: Dr M. Harry Mulya Zein, Pakar Ilmu Pemerintahan, dosen… Read more: Perjalanan Pulang dari Baitul Maqdis, Sempat Menginap di Musholla (Bagian Terakhir)
- INFO: Forum Wartawan Kebangsaan Tegaskan 9 Februari Tetap Hari Pers NasionalHari Pers Nasional (HPN) tahun ini akan berlangsung di Serang,… Read more: INFO: Forum Wartawan Kebangsaan Tegaskan 9 Februari Tetap Hari Pers Nasional
- Perjalanan pulang dari Baitul Maqdis Ke Tanah Air Tercinta, Indonesia(Bagian dari laporan perjalanan Jakarta- Masjidil Aqsa, tulisan ke-10 Habis)… Read more: Perjalanan pulang dari Baitul Maqdis Ke Tanah Air Tercinta, Indonesia
- Makam Nabi Ibrahim Dijaga Polisi Israel(Bagian dari laporan perjalanan Jakarta- Masjidil Aqsa, tulisan ke-9). Catatan:… Read more: Makam Nabi Ibrahim Dijaga Polisi Israel
- (no title)Hati-hati Menggunakan Kata Grooming Klik link untuk baca: http://www.kompas.com/tren/read/2026/02/03/055719765/hati-hati-menggunakan-kata-grooming Download… Read more: (no title)
- Di Masjidil Aqsa: Keunikan Waktu Pelaksanaan Sholat Subuh(Bagian dari laporan perjalanan Jakarta- Masjidil Aqsa, tulisan ke-8). Catatan:… Read more: Di Masjidil Aqsa: Keunikan Waktu Pelaksanaan Sholat Subuh
- Perjalanan Jakarta- Masjidil Aqsa: Alhamdulillah, Kami Sudah Tiba di Baitul Maqdis (Bagian ke-7)Catatan: Dr M. Harry Mulya Zein, Pakar Ilmu Pemerintahan, Pengajar… Read more: Perjalanan Jakarta- Masjidil Aqsa: Alhamdulillah, Kami Sudah Tiba di Baitul Maqdis (Bagian ke-7)
- Perjalanan Jakarta- Masjidil Aqsa: Melepas Lelah di Toko Souvenir (Bagian ke-6)Catatan: Dr M. Harry Mulya Zein, Pakar Ilmu Pemerintahan, Pengajar… Read more: Perjalanan Jakarta- Masjidil Aqsa: Melepas Lelah di Toko Souvenir (Bagian ke-6)
- Perjalanan Jakarta- Masjidil Aqsa: Melepas Lelah di Toko Souvenir (Bagian ke-6)Catatan: Dr M. Harry Mulya Zein, Pakar Ilmu Pemerintahan, Pengajar… Read more: Perjalanan Jakarta- Masjidil Aqsa: Melepas Lelah di Toko Souvenir (Bagian ke-6)
- Perjalanan Jakarta- Masjidil Aqsa: Pemeriksaan di Perbatasan Yordania- Israel yang Mendebarkan (Bagian ke-5)Catatan: Dr M. Harry Mulya Zein, Pakar Ilmu Pemerintahan, Pengajar… Read more: Perjalanan Jakarta- Masjidil Aqsa: Pemeriksaan di Perbatasan Yordania- Israel yang Mendebarkan (Bagian ke-5)
- Perjalanan Jakarta- Masjidil Aqsa: Singgah ke Makam Nabi dan Berteduh di Bawah Pohon Sahabi (Bagian ke-4)Catatan: Dr M. Harry Mulya Zein, Pakar Ilmu Pemerintahan, Pengajar… Read more: Perjalanan Jakarta- Masjidil Aqsa: Singgah ke Makam Nabi dan Berteduh di Bawah Pohon Sahabi (Bagian ke-4)
- Perjalanan Jakarta- Masjidil Aqsa: Singgah ke Makam Nabi dan Berteduh di Bawah Pohon Sahabi (Bagian ke-4)Catatan: Dr M. Harry Mulya Zein, Pakar Ilmu Pemerintahan, Pengajar… Read more: Perjalanan Jakarta- Masjidil Aqsa: Singgah ke Makam Nabi dan Berteduh di Bawah Pohon Sahabi (Bagian ke-4)
- Perjalanan Jakarta- Baitul Maqdis: Pagi Sedingin Es (Bagian ke-3)Catatan: Dr M. Harry Mulya Zein, Pengajar Vokasi Ilmu Administrasi… Read more: Perjalanan Jakarta- Baitul Maqdis: Pagi Sedingin Es (Bagian ke-3)
- Dalam Perjalanan Jakarta-Masjidil Aqsa, Siapkan Lidah Berpetualangan Rasa (Bagian ke-2)Catatan Perjalanan Dr Harry Mulya Zein, Sekretaris Daerah Kota Tangerang … Read more: Dalam Perjalanan Jakarta-Masjidil Aqsa, Siapkan Lidah Berpetualangan Rasa (Bagian ke-2)
- Dari Jakarta Sampai Masjidil Aqsa (Bagian 1)Catatan Perjalanan: Dr Harry Mulya Zein, Sekretaris Daerah Kota Tangerang … Read more: Dari Jakarta Sampai Masjidil Aqsa (Bagian 1)
- KOLOM: Aku dan Buku-Buku yang Membuatku BerpikirOleh: Dr. M. Harry Mulya Zein, Aku suka membaca, tapi… Read more: KOLOM: Aku dan Buku-Buku yang Membuatku Berpikir
- Buku Membuat KaranganTetapi yang tidak berubah adalah isi atau konten. Apa pun… Read more: Buku Membuat Karangan
- KOLOM: Jual Beli Jabatan, Penyakit Lama BirokrasiOleh: Dr. M.Harry Mulya Zein, OPERASI tangkap tangan (OTT) Komisi… Read more: KOLOM: Jual Beli Jabatan, Penyakit Lama Birokrasi
- Kucing Piaraan Adik IparkuDari kucing piaraan adik iparku, aku belajar satu hal: kasih… Read more: Kucing Piaraan Adik Iparku
- Imam Fauzi dan Lampu di Ujung GangJika hujan deras menyebabkan genangan di ujung gang, ia turun… Read more: Imam Fauzi dan Lampu di Ujung Gang
- GLOBAL— Trump dan Ilusi Polisi DuniaReaksi dunia terhadap langkah-langkah Trump relatif seragam: penolakan normatif, tetapi… Read more: GLOBAL— Trump dan Ilusi Polisi Dunia
- Apresiasi Sastra: “Ketika Kuputari Ka’bah”, Puisi Suara Langit Denny JACatatan: Mohammad Nasir, Wartawan Senior, peserta diskusi Forum Senja PENULIS… Read more: Apresiasi Sastra: “Ketika Kuputari Ka’bah”, Puisi Suara Langit Denny JA
- Menghilangkan Penemuan Senjata Pemusnah MassalIf you could un-invent something, what would it be? Oleh:… Read more: Menghilangkan Penemuan Senjata Pemusnah Massal
- OPINI— Diplomasi Resilien: Menjawab Dunia yang RetakOleh: Khairul FahmiCo-Founder Institute for Security and Strategic Studies (ISESS)… Read more: OPINI— Diplomasi Resilien: Menjawab Dunia yang Retak
- Pindah Suasana Non-DuniawiSantoso Yunus, SE Seorang pembimbing spiritual memberikan ilustrasi fenomena berbagai… Read more: Pindah Suasana Non-Duniawi
- Di Antara Shaf yang MenenangkanWhere can you reduce clutter in your life? Oleh :… Read more: Di Antara Shaf yang Menenangkan
- Ikan Lumba-Lumba dan PilihankuAku pernah membaca bahwa lumba-lumba mampu memahami bahasa, bekerja sama,… Read more: Ikan Lumba-Lumba dan Pilihanku
- (no title)blinkiss.id/menjadi-wartawan-kritis-dan-kreatif-pelajaran-dari-mohammad-nasir/
- (no title)
- Forum Senja Tempat Aku Menuangkan IdeAku sadar, komunikasi online sering dianggap dingin dan tanpa rasa.… Read more: Forum Senja Tempat Aku Menuangkan Ide
- Melintasi Pantai Selatan, Kamu di SampingkuDi saat seperti ini, aku sadar: mencintaimu adalah tentang menikmati… Read more: Melintasi Pantai Selatan, Kamu di Sampingku
- Singkong Goreng dan Teh HangatPerpaduan rasa gurih singkong dan pahit-manis teh selalu terasa pas,… Read more: Singkong Goreng dan Teh Hangat
- Tinjauan Buku: Seratus Indra Rahasia, Manembus “Dunia Yin”Oleh: Mohammad Nasir, Wartawan Senior, pernah bekerja di Harian Kompas… Read more: Tinjauan Buku: Seratus Indra Rahasia, Manembus “Dunia Yin”
- INFO: Ketum AMKI Dorong Penguatan Media Konvergensi dan Kemitraan Strategis di KarawangKARAWANG – Ketua Umum Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Pusat,… Read more: INFO: Ketum AMKI Dorong Penguatan Media Konvergensi dan Kemitraan Strategis di Karawang
- Menengok Kembali Peran RCTI Peduli di Aceh 2004Oleh: Yanto Soegiarto, Mantan Pemimpin Redaksi RCTI, Pemimpin Redaksi Indonesian… Read more: Menengok Kembali Peran RCTI Peduli di Aceh 2004
- Mencegah Korupsi: Mengapa Indonesia Perlu Belajar dari Tetangga ASEANOleh: Dr. M.Harry Mulya Zein, Pakar Ilmu Pemerintahan, lahir di… Read more: Mencegah Korupsi: Mengapa Indonesia Perlu Belajar dari Tetangga ASEAN
- Sepuluh Langkah Menuju New South Wales University (1994)Datang lebih awal, mencatat dengan rapi, dan belajar hingga larut… Read more: Sepuluh Langkah Menuju New South Wales University (1994)
- KOLOM: Pembalakan Hutan dan Kejahatan Westerling: Kekerasan yang Berbeda, Dosa yang SamaOleh: Dr. M. Harry Mulya Zein, NAMA Raymond Westerling tercatat… Read more: KOLOM: Pembalakan Hutan dan Kejahatan Westerling: Kekerasan yang Berbeda, Dosa yang Sama
- KOLOM: Banjir Kritik Pedas dari Berbagai Saluran MediaOleh: Mohammad Nasir, Wartawan Senior, Kolumnis, dan peserta diskusi Forum… Read more: KOLOM: Banjir Kritik Pedas dari Berbagai Saluran Media
- Harapan SMSI Tahun 2026: Podcast Menjadi Institusi Pers Oleh: Mohammad Nasir, Wartawan Harian Kompas (1989- 2018), Penguji Kompetensi… Read more: Harapan SMSI Tahun 2026: Podcast Menjadi Institusi Pers
- Ketika Aku Ingin Bertemu Suku BaduyDari titik itulah langkah kaki menggantikan roda. Setapak tanah merah… Read more: Ketika Aku Ingin Bertemu Suku Baduy
- Bencana Sumatera dan Penghargaan PBBRefleksi Akhir Tahun 2025 Forum Senja Kerja Sama Asosiasi Media… Read more: Bencana Sumatera dan Penghargaan PBB
- Ketika Hutan Menagih Dosa…– Refleksi Akhir 2025 Forum Senja- AMKI Pusat (Bagian ke-6)… Read more: Ketika Hutan Menagih Dosa…
- Apa Kata Tiga Senior Tentang Desember, Bulan yang Menyentuh Ubun-UbunRefleksi Akhir Tahun 2025 Forum Senja kerja sama AMKI Pusat… Read more: Apa Kata Tiga Senior Tentang Desember, Bulan yang Menyentuh Ubun-Ubun
- Tim Kesebelasan Sepak Bola Komplek Banjar Wijaya Kota TangerangKupilih biru keemasan sebagai warna tim. Biru adalah ketenangan sebelum… Read more: Tim Kesebelasan Sepak Bola Komplek Banjar Wijaya Kota Tangerang
- Refleksi Akhir Tahun 2025 Forum Senja Kerja Sama Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) PusatMusik dan Film Indonesia di Tahun 2025 (Bagian ke-4) Oleh:… Read more: Refleksi Akhir Tahun 2025 Forum Senja Kerja Sama Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Pusat
- Refleksi Akhir Tahun 2025 Forum Senja Kerja Sama Asosiasi Media Konvergensi Indonesia PusatKetidakpastian Global Hantui Prospek Ekonomi 2026 (Bagian ke-3) Oleh: Muhammad… Read more: Refleksi Akhir Tahun 2025 Forum Senja Kerja Sama Asosiasi Media Konvergensi Indonesia Pusat
- Pilkada dapat Mengajariku Cara Berpikir Yang RasionalDalam politik praktis, kebenaran sering kali terlalu mahal untuk dipertahankan.… Read more: Pilkada dapat Mengajariku Cara Berpikir Yang Rasional
- Refleksi Akhir Tahun 2025 Forum Senja-AMKI Pusat: Paradoks Digitalisasi Layanan Publik PemdaDigitalisasi layanan publik di lingkup pemerintah daerah (Pemda) selama ini… Read more: Refleksi Akhir Tahun 2025 Forum Senja-AMKI Pusat: Paradoks Digitalisasi Layanan Publik Pemda
- Refleksi Akhir Tahun 2025 Forum Senja- AMKI PusatParadoks, Digitalisasi Layanan Publik Pemda (2) Oleh : Dr M.… Read more: Refleksi Akhir Tahun 2025 Forum Senja- AMKI Pusat
- Perpustakaan, Ruang Baca, dan Ruang Kerja di RumahkuAku tak mengejar kemewahan, sebab aku tahu: rumah yang baik… Read more: Perpustakaan, Ruang Baca, dan Ruang Kerja di Rumahku
- Refleksi Akhir Tahun 2025 Forum Senja- AMKI PusatEkonomi dan Layanan Birokrasi dalam Jaringan Laba-Laba Digital yang Rapuh… Read more: Refleksi Akhir Tahun 2025 Forum Senja- AMKI Pusat
- INFO: AMKI Rayakan Ulang Tahun Pertama, Perkuat Konsolidasi Media KonvergensiJAKARTA – Pengurus Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Pusat merayakan… Read more: INFO: AMKI Rayakan Ulang Tahun Pertama, Perkuat Konsolidasi Media Konvergensi
- Jeep dan Gunung Karang Menyimpan KenanganSuara mesin mobil bercampur desir angin mengingatkanku pada masa ketika… Read more: Jeep dan Gunung Karang Menyimpan Kenangan
- Kolom Dr. M. Harry Mulya Zein, Pakar Ilmu Pemerintahan Daerahnasional.kompas.com/read/2025/12/20/06451021/bencana-alam-menguji-kecakapan-komunikasi-negara
- Kolom Mohammad Nasir
- KOLOM: Tumbuh dari KebiasaanOleh : M. Harry Mulya Zein, tinggal di Tangerang AKU… Read more: KOLOM: Tumbuh dari Kebiasaan
- Kolom Dr M Harry Mulya Zeinnasional.kompas.com/read/2025/12/22/09365171/regulasi-kepolisian-dan-makna-kepatuhan-konstitusional
- Kolom Mohammad Nasirmegapolitan.kompas.com/read/2025/12/25/08300011/selamatkan-bandara-soekarno-hatta-di-kota-kotor-
- IBUKUOleh: Santoso Yunus, Pemerhati masalah sosial, tinggal di Bekasi- Indonesia… Read more: IBUKU
- Ibuku setelah belahan jiwanya wafat tinggal di Rumah adik perempuankuAku belajar bahwa kehilangan tidak selalu berbentuk air mata; kadang… Read more: Ibuku setelah belahan jiwanya wafat tinggal di Rumah adik perempuanku
- KOLOM: BPJS dan LansiaOleh: Yanto Soegiarto — Mantan Pemimpin Redaksi Indonesian Observer, Head… Read more: KOLOM: BPJS dan Lansia
- Berenang Seperti IkanSaya amati gerakan berbagai macam ikan saat melaju cepat menuju… Read more: Berenang Seperti Ikan