- TRAVELING— Berbulan Madu di Kebun Raya Bogor
- INFO: Komunikasi Publik Pemerintah Prabowo-Gibran Masih Buruk, Pejabat Sering Tunjukkan Sikap Nirempati dan Egois – ANTEROKomunikasi Publik Pemerintah Prabowo-Gibran Masih Buruk, Pejabat Sering Tunjukkan Sikap Nirempati dan Egois – ANTERO — Read on antero.co/komunikasi-publik-pemerintah-prabowo-gibran-masih-buruk-pejabat-sering-tunjukkan-sikap-nirempati-dan-egois
- Pakar Ilmu Pemerintahan Dr M Harry Mulya Zein Menulis Soal Pengelolaan Program Makan Bergizi Gratis, dengan Judul “Dari Reformasi Birokrasi ke Resentralisasi”MBG sesungguhnya merupakan contoh ideal kebijakan yang membutuhkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. — Read on nasional.kompas.com/read/2026/06/25/17090071/dari-reformasi-birokrasi-ke-resentralisasi
- Dr. M Harry Mulya Zein Bicara Soal Kepercayaan: “Belajar Merawat Kepercayaan Publik dari Tetangga Asia”Pelajaran dari negara-negara tersebut menunjukkan bahwa kepercayaan publik tidak lahir dari ukuran birokrasi, melainkan dari kualitas institusi. — Read on nasional.kompas.com/read/2026/06/18/10080071/belajar-merawat-kepercayaan-publik-dari-tetangga-asia
- KOLOM: Ketika Kesempatan Masuk PTN Tidak Menjamin Akses PendidikanOleh: Dr. M. Harry Mulya Zein, Pakar Ilmu Pemerintahan, Direktur Eksekutif Forum Senja, dan Kolumnis Kompas.com DI TENGAH meningkatnya angka partisipasi pendidikan tinggi di Indonesia, muncul fakta yang patut menjadi perhatian serius. Sekitar 60.000 calon mahasiswa yang telah dinyatakan lulus melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 ternyata tidak melakukan registrasi ulang di perguruan tinggi… Read more: KOLOM: Ketika Kesempatan Masuk PTN Tidak Menjamin Akses Pendidikan

JAKARTA – Pengurus Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Pusat melakukan kunjungan ke Kedutaan Besar (Kedubes) Republik Demokratik Timor Leste di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (30/9/2025).
Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua Umum AMKI Pusat, Tundra Meliala, didampingi Dewan Penasihat Anton Charliyan, Sekretaris Jenderal Dadang Rachmat, Bendahara Umum Umi Sjarifah, Ketua Bidang Hubungan Internasional Budi Nugraha, Ketua Bidang Hukum Rukmana, Wakil Ketua Bidang Pendidikan Anita Fitria, Wakil Ketua Bidang Litbang Levy Dewi, serta Humas Herdiana.
Hadir pula Marsda TNI Yulianta dan sejumlah pelaku usaha yang siap menjajaki kerja sama dengan Timor Leste.
Kedatangan rombongan AMKI disambut hangat oleh Duta Besar Timor Leste untuk Indonesia, Roberto Sarmento de Oliveira Soares, bersama staf kedutaan Remigio Coa. Pertemuan berlangsung akrab dengan suguhan kopi khas Timor Leste sebagai bagian dari jamuan diplomasi.
Dalam sambutannya, Tundra Meliala menyampaikan bahwa kunjungan AMKI bertujuan menjalin kerja sama dengan Timor Leste, khususnya di bidang budaya, pariwisata, pendidikan, dan ekonomi.
“Terima kasih Mr. Roberto Sarmento de Oliveira Soares atas waktunya dan penyambutannya yang luar biasa. Suatu kehormatan bagi kami semua. Intinya kami ingin berkolaborasi dengan Timor Leste,” ujarnya.
Tundra juga memperkenalkan sejumlah pelaku usaha yang memaparkan berbagai proyek potensial untuk dijalankan di Timor Leste.
“Kami berharap kunjungan ini dapat membuka ruang kolaborasi yang lebih luas di berbagai bidang sekaligus memperkuat jejaring AMKI di tingkat internasional,” harap alumnus Lemhannas PPRA 51 itu.
Sementara itu, Dewan Penasihat AMKI, Anton Charliyan, yang juga budayawan Jawa Barat, menekankan pentingnya kerja sama budaya dalam mempererat ikatan kedua bangsa.
“Terima kasih, semoga pertemuan ini menjadi momentum istimewa untuk dapat menjalankan berbagai bidang, khususnya budaya. Kita bisa bekerja sama,” tutur mantan Kapolda Jabar lulusan Akpol 1984 itu.
Sebagai simbol persahabatan, Anton menyerahkan cinderamata berupa kujang dan ikat Sunda kepada Dubes Roberto, yang kemudian membalasnya dengan kain tenun khas Timor Leste.
Suasana semakin hangat ketika Anton menyapa dengan ungkapan budaya “Obrigadu barak,” yang dalam bahasa Tetum berarti “terima kasih banyak.” Ucapan itu dijawab oleh Roberto dengan “Hatur nuhun pisan,” ungkapan serupa dalam bahasa Sunda yang juga berarti “terima kasih banyak.”
Roberto menyampaikan apresiasi atas kunjungan AMKI beserta para investor yang hadir.
“Kami sangat terima kasih, pintu kami selalu terbuka,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Roberto juga menyampaikan bahwa Timor Leste akan segera bergabung dengan ASEAN, sebuah langkah strategis dalam memperkuat peran negaranya di kawasan Asia Tenggara.(red)