
Catatan: Karim Paputungan
- Wartawan Senior, Kolumnis, Mantan Pemimpin Redaksi Harian Merdeka & Harian Rakyat Merdeka.

TAMAN Wisata Alam (TWA) Gunung Papandayan: 2.665 mdpl di Kabupaten Garut, Jawa Barat memikat pelancong, terutama pada hari libur atau akhir pekan.

Suasana demikian kami saksikan, pada akhir pekan penghujung bulan Juli ini.
Pengunjung umumnya datang berkelompok, sekeluarga maupun rombongan dengan bus-bus wisata.
Lahan parkir tersedia luas. Terdapat jejeran warung. Tak ketinggalan ada menara pandang. Tapi tanpa dilengkapi teropong.
Masjid cukup luas dengan tempat wudhu yang airnya dingin. Di samping ada kantor penerangan. Terpajang foto pemandangan dan beberapa moment kunjungan pejabat.
Uap Putih
Pengunjung bisa mendaki mendekati bibir kawah yang selalu memancarkan uap putih. Untuk mencapai area ini atau Pos 6, pengunjung bisa mendaki sekitar 40 menit hingga satu jam.
Pilihan lain adalah naik ojek motor. Banyak penyedia jasa yang aktif menawarkan. Tapi pengunjung masih kudu menyambung lagi dengan berjalan sekitar 5-7 menit ke bibir kawah. Ongkos ojek motor sekali jalan Rp 20k atau Rp 40k pp.
Ada beberapa papan peringatan, agar pengunjung waspada dan mematuhi rambu-rambu keselamatan di kawasan rawan bencana.
++
Bagi peminat wisata alam maupun pelancong secara umum, Gunung Papandayan tentu sangat menarik.
Selalu tersimpan dalam hati. (*)
Leave a comment