Seperti ikan di lautan, manusia juga sering berada di tengah berbagai kondisi kehidupan.
Oleh: M. Harry Mulya Zein, pakar ilmu pemerintahan, tinggal di Banjar Wijaya, Kota Tangerang— Indonesia

Alasannya sederhana tetapi penuh makna. Ikan hidup di dalam air laut yang asin setiap hari, namun tubuhnya tidak ikut menjadi asin. Ia tetap menjaga keseimbangannya meskipun berada di lingkungan yang berbeda dengan dirinya. Hal ini memberikan pelajaran bahwa seseorang bisa saja hidup di tengah lingkungan yang keras, penuh tantangan, atau bahkan pengaruh yang kurang baik, tetapi tetap mampu menjaga jati diri dan nilai-nilai yang diyakininya.
Seperti ikan di lautan, manusia juga sering berada di tengah berbagai kondisi kehidupan. Ada kalanya lingkungan sekitar tidak selalu ideal. Namun yang terpenting adalah kemampuan untuk tetap teguh memegang prinsip, menjaga akhlak, dan tidak larut dalam hal-hal yang tidak baik.
Karena itu, perumpamaan ikan di lautan lepas mengajarkan bahwa kita bisa hidup di mana saja, beradaptasi dengan lingkungan, tetapi tetap mempertahankan kepribadian dan nilai-nilai kebaikan yang kita miliki.(*)
Leave a comment