Oleh: Santoso Yunus, SE
- Pemerhati masalah sosial ekonomi, dan budaya. Aktif mengikuti diskusi Forum Senja

+++
Ditanya siapa tokoh sejarah yang ingin dijumpai? Seandainya bisa, saya pilih bertemu tokoh sejarah bernama Raden Said atau Sunan Kalijaga.
Saya pengagum perjalanan hidup beliau terinspirasi dari ibu saya yang selalu menyelipkan salah satu kisah pewayangan dalam setiap kesempatan menjadi penceramah di dalam pengajian- pengajian di kampung saya dan sekitarnya.
Konon, sebelum bertemu dengan Sunan Bonang, Raden Said , seorang keturunan bangsawan, putra dari seorang pejabat Adipati Tuban, Jawa Timur. Dia adalah orang yang berperilaku buruk.
Perilaku buruk yang menjadi kebiasan hidup Raden Said adalah suka berjudi, suka mabuk-mabukan dengan minuman keras dan suka main perempuan.
Namun setelah bertemu dengan Sunan Bonang dan Sunan Gunung Jati untuk kemudian mendapat bimbingan keagamaan kedua wali tersebut, Raden Said berhasil keluar dari perilaku kehidupan yang buruk, bahkan berhasil menjadi salah satu wali songo yang berpengaruh dalam penyebaran Agama Islam di tanah Jawa.
Satu hal yang menarik bagi saya, Sunan Kalijaga yang juga dikenal dengan Syeh Maulana Maghribi termasuk yang menggunakan wayang, gamelan, dan kesenian tradisional sebagai media dakwah beliau.
Model dakwah dengan wayang gamelan dan kesenian tradisonal lainnya serta disampaikan dengan penuh kelembutan dan kedamaian sangat efektif dalam menarik perhatian orang jawa sehingga berbondong- bondong menjadi umat Islam.
Apabila saya bertemu dengan beliau, ingin mendengarkan liku-liku perjalanan hidup yang berawal dari dunia hitam menjadi salah seorang yang berjasa dan berperan penting dalam penyebaran Agama Islam di Indonesia dengan cara yang lembut dan damai sehingga menyejukkan hati.
Semoga saya termotivasi untuk selalu menjadi lebih baik setelah mendapat pencerahan beliau, Raden Said.