
Di Arunika Kuningan, Pengunjung kulineran, menikmati alam dan mengelus ular. ..
Catatan: Karim Paputungan, Mantan Pemimpin Redaksi Rakyat Merdeka, kini aktif diskusi di Forum Senja.

++
ADA destinasi wisata yang lagi nge-top di Kabupaten Kuningan, ujung timur Jawa Barat. Namanya Arunika. Artinya semburat cahaya matahari pagi.
Lokasinya di pinggang Gunung Ciremai. Ada tiga restoran: Nusantara, Barat dan Jepang dalam satu kawasan. Ada juga Joglo Arunika, tempat kulineran dan kebun binatang interaktif mini serta sky walk.
Dikembangkan sejak tiga tahun lalu. Pemiliknya adalah Haji Rokhmat Ardiyan, pengusaha yang juga anggota DPR.
Arunika Eatery, menarik dengan nuansa Jepang. Dari bangunan, kuliner hingga pernak pernik. Wanita-wanitanya berbuasa tradisional negeri matahari terbit.

Di kebun binatang mini, pengunjung dapat berinteraksi dengan hewan. Misalnya berfoto atau ngasih makan. Pakannya tersedia. Kudu dibeli dulu.
Ada kambing mini, domba merino, rusa timor, ayam, burung merak, burung hantu, kelinci, ikan hingga kura-kura.
Tampak pula beberapa hewan eksotis seperti ular, iguana dan berang-berang
Ular ada macam-macam jenis. Ada piton bule yang besar dan panjang. Pengunjung bukan cuma berfoto. Tapi sekaligus menggendong. Mengelus, bahkan sambil menari.
Pawang mendampingi. Berbincang dengan pengunjung. Si ular diangkat dari kandang. Disemprot disinfectant. Bersih dan hygiene. Pengunjung merasa aman dan nyaman.
Tentu yang paling menarik adalah pemandangan Gunung Ciremai dan alam sekeliling dengan cuaca sejuk.
++
CNN Indonesia tahun lalu memberikan penghargaan sebagai Best New Sustainable Tourism. Plakatnya di pajang di lemari kaca di area Arunika Eatery.
Sedangkan Radar Cirebon, koran menganugerahkan penghargaan sebagi Investor Pariwisata Terbaik di Jawa Barat.
Sungguhpun demikian, destinasi ini masih terus dikembangkan. Ketika kami berkunjung pada medio bulan lalu tampak beberapa alat berat dan pekerja beraktivitas di beberapa area. (*)